Tasikmalaya,- Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI), pada Rabu-Jumat (08-10/01) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Tasikmalaya, Jawa Barat. Tepatnya di Ma’had Aly Miftahul Huda, Manonjaya dan Ma’had Aly Idrisiyah, Cisayong. Acara yang dibuka langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda, KH. Asep A. Maoshul Affandi ini, akan membahas agenda strategis bagi pengembangan Ma’had Aly di Indonesia. Tampak hadir dalam acara pembukaan, Dewan Masyayikh Pondok Pesantren Miftahul Huda, perwakilan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat, dan seluruh Mudir (pimpinan) Ma’had Aly se-Indonesia dari Aceh hingga Sulawesi.

Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda, KH. Asep, sangat berbahagia atas terselenggaranya Rapimnas kali ini, terlebih berada di kota santri, Tasikmalaya. Beliau menekankan perihal pentingnya konsistensi keilmuan berikut kemandirian yang harus tetap dijaga oleh pesantren dan Ma’had Aly. “Pesantren dan Ma’had Aly harus tetap konsisten dalam keilmuan. Pesantren juga harus berdulat” tutur beliau.

Sementara perwakilan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, merespon baik dipilihnya Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah Rapimnas. Ia berharap, jalinan hubungan Kanwil Kemnag Provinsi Jawa Barat tidak boleh hanya berhenti sampai di sini, tapi harus senantiasa berlanjut. “Kami, atas nama Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat senantiasa menjalin silaturrahim, hubungan baik dengan pendidikan pesantren, muadalah, pendidikan diniyah formal dan begitujuga Ma’had Aly”

Rapimnas awal tahun ini, memang sangat penting, mengingat pada tahun 2020, sejumlah 16 Ma’had Aly akan melangsungkan wisuda kelulusan perdana. Selian pula Rapimnas kali ini juga membahas UU Pesantren, Program Kerja AMALI, berikut Road Map pengembangan Ma’had Aly 2020-2024.

Saat ditemui, ketua AMALI, KH. Abdul Djalal, menerangkan bahwa Rapimnas ini adalah bagian dari konsistensi dan komitmen Ma’had Aly sebagai perguruan tinggi pesantren dalam menjaga kualitas keilmuan guna mencetak ulama moderat. “Rapimnas ini menjadi bagian dari tanggungjawab AMALI sebagai perguruan tinggi pesantren, terlebih Ma’had Aly adalah produsen ulama-ulama moderat” tutur beliau.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini, akan menjadi peneguhan posisi Ma’had Aly. Sebagaimana tertuang dalam Undang-undang, memang Ma’had Aly merupakan pendidikan tinggi dibawah naungan pesantren yang secara legal formal setara dengan perguruan tinggi lainnya.

Kontributor: Robbah Hasaniyah Tuban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *