' . "\n";

Babak Baru Ma’had Aly: Adib Resmi Menjabat Direktur, AMALI Siap Bersinergi

AMALI.OR.ID, JAKARTA – Gerbong kepemimpinan di Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi bergerak dengan pengisian jabatan struktural pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren yang baru dibentuk. Dr. H. Adib, M.Ag. resmi dilantik menempati pos strategis sebagai Direktur Ma’had Aly Ditjen Pesantren pada Selasa (29/9/2026).

Penunjukan Adib, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, langsung mendapat respons positif dari kalangan pesantren. Ketua Umum Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI), Dr. H. Nur Solikin, secara khusus menyampaikan dukungannya terhadap figur baru yang akan menakhodai arah pendidikan tinggi pesantren tersebut.

“Keluarga besar Asosiasi Ma’had Aly Indonesia (AMALI) mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. H. Adib, M.Ag. atas pelantikan beliau sebagai Direktur Ma’had Aly Kementerian Agama RI,” ujar Nur Solikin sesaat setelah pelantikan.

Sebagai wadah yang menaungi Ma’had Aly se-Indonesia, AMALI memberikan sinyal kolaborasi penuh kepada Kemenag. Nur Solikin menegaskan, sinergi yang kuat antara pemerintah dan praktisi pesantren menjadi kunci utama untuk meningkatkan mutu pendidikan.

“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi di bawah kepemimpinan beliau untuk mewujudkan pendidikan Ma’had Aly yang berkualitas dan berdaya saing global,” tegasnya.

Formasi Lengkap Ditjen Pesantren

Pelantikan Adib merupakan rangkaian dari pengisian formasi utama pejabat teras Ditjen Pesantren Kemenag RI. Langkah ini menyusul pencetakan sejarah baru pada 10 September 2026 lalu, saat Basnang Said dilantik sebagai Dirjen Pesantren pertama di Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 114/TPA Tahun 2026.

Selain Direktur Ma’had Aly, Kemenag juga melantik empat nama lain untuk mengisi pos vital di bawah komando Dirjen Pesantren. Mereka adalah:

  1. Arsad Hidayat yang menjabat sebagai Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Pesantren.
  2. Mastuki yang dipercaya sebagai Direktur Bina Pendidikan Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal.
  3. Mahrus yang dilantik sebagai Direktur Bina Dakwah Pesantren dan Pendidikan Diniyah Non Formal.
  4. Yusi Damayanti yang mengisi posisi Direktur Pemberdayaan Pesantren.

Dengan rampungnya pengisian jabatan struktural ini, Kemenag diharapkan dapat segera mengakselerasi program-program strategis, khususnya dalam memberdayakan kemandirian dan kualitas akademik pondok pesantren di seluruh Nusantara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *